{"id":1368,"date":"2014-06-13T02:03:26","date_gmt":"2014-06-13T02:03:26","guid":{"rendered":"http:\/\/syedara.com\/?p=1368"},"modified":"2016-09-16T04:54:23","modified_gmt":"2016-09-16T04:54:23","slug":"cara-mengingat-nama-seseorang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syedara.com\/?p=1368","title":{"rendered":"Cara Mengingat Nama Seseorang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Sebagian orang memiliki kelemahan dalam mengingat nama orang, terutama orang yang baru dikenalnya. Menyebut nama dengan benar adalah pintu pembuka hubungan yang lebih baik. Setiap orang senang bila namanya dikenal dan diucapkan dengan benar. Selain itu betapa rikuknya bila kita berbicara dengan seseorang yang kita tidak mampu mengingat namanya dengan baik. Mau bertanya, tidak berani. Khawatir dianggap tidak sopan. Oleh karena itu ada baiknya kita melatih diri mengingat nama orang yang baru kita kenal.<\/span><br style=\"color: #000000;\" \/><br style=\"color: #000000;\" \/><b style=\"color: #000000;\">1. \u00a0Saat berkenalan dengarkan namanya baik-baik.<\/b><br style=\"color: #000000;\" \/><span style=\"color: #000000;\">Berkenalan bukan hanya berjabat tangan erat dan tersenyum ramah. Atau berbasa-basi sejenak. Simaklah baik-baik namanya. Orang merasa dihargai bila anda berusaha mengenal dan mengingat namanya.<\/span><br style=\"color: #000000;\" \/><br style=\"color: #000000;\" \/><b style=\"color: #000000;\">2. \u00a0Bila perlu, ulangi menyebutkan namanya dengan lengkap.<\/b><br style=\"color: #000000;\" \/><span style=\"color: #000000;\">Ini untuk membantu anda memusatkan perhatian pada nama orang itu dengan benar.<\/span><br style=\"color: #000000;\" \/><br style=\"color: #000000;\" \/><b style=\"color: #000000;\">3. \u00a0Bacalah dalam hati berulang-ulang kartu namanya.<\/b><br style=\"color: #000000;\" \/><span style=\"color: #000000;\">Kartu nama adalah sarana terbaik untuk mengingat nama seseorang. Letakkan kartu nama orang itu di hadapan anda selama pertemuan, dan bacalah berulang-ulang dalam hati. Ini akan menancapkan ingatan yang lebih kuat pada benak anda.<\/span><br style=\"color: #000000;\" \/><br style=\"color: #000000;\" \/><b style=\"color: #000000;\">4. \u00a0Perhatikan wajah orang itu dan kenali ciri-ciri yang khas.<\/b><br style=\"color: #000000;\" \/><span style=\"color: #000000;\">Bantulah ingatan anda dengan mengenali wajah serta ciri-ciri khas yang mengingatkan anda padanya. Seperti, tahi lalat, bentuk hidung, senyumnya, dan lain-lain.<\/span><br style=\"color: #000000;\" \/><br style=\"color: #000000;\" \/><b style=\"color: #000000;\">5&#8211;Hubungkan nama orang dengan obyek tertentu yang mudah diingat.<\/b><br style=\"color: #000000;\" \/><span style=\"color: #000000;\">Banyak nama berhubungan dengan obyek tertentu. Misal, nama bulan, tempat, kejadian, orang terkenal, dan lain sebagainya.<\/span><br style=\"color: #000000;\" \/><br style=\"color: #000000;\" \/><b style=\"color: #000000;\">6. \u00a0Sebutkan namanya selama pertemuan.<\/b><br style=\"color: #000000;\" \/><span style=\"color: #000000;\">Tataplah orang itu dan sebutlah namanya berulang-ulang selama pertemuan. Tak beberapa lama, anda akan menyadari bahwa anda bisa menyebutkan namanya dengan benar kemudian mengingatnya.<\/span><br style=\"color: #000000;\" \/><br style=\"color: #000000;\" \/><b style=\"color: #000000;\">7. \u00a0Tutuplah pertemuan dengan menyebut namanya.<\/b><br style=\"color: #000000;\" \/><span style=\"color: #000000;\">Untuk menguatkan ingatan anda selepas pertemuan, maka akhiri pertemuan dengan menyapa namanya.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagian orang memiliki kelemahan dalam mengingat nama orang, terutama orang yang baru dikenalnya. Menyebut nama dengan benar adalah pintu pembuka hubungan yang lebih baik. Setiap orang senang bila namanya dikenal dan diucapkan dengan benar. Selain itu betapa rikuknya bila kita berbicara dengan seseorang yang kita tidak mampu mengingat namanya dengan baik. Mau bertanya, tidak berani&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1369,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[285],"tags":[327,328],"class_list":["post-1368","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-mengingat","tag-nama"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1368","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1368"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1368\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}