{"id":1436,"date":"2014-11-06T07:09:40","date_gmt":"2014-11-06T07:09:40","guid":{"rendered":"http:\/\/www.syedara.com\/?p=1436"},"modified":"2016-09-16T04:43:37","modified_gmt":"2016-09-16T04:43:37","slug":"kutu-kelamin-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syedara.com\/?p=1436","title":{"rendered":"Kutu Kelamin Manusia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Kutu tidak hanya hinggap di rambut kepala, makhluk kecil menjengkelkan itu juga suka hinggap di bahagian tubuh lainnya yang ditumbuhi rambut seperti ketiak, janggut, dada termasuk rambut kemaluan. Kutu kelamin paling suka hinggap di kemaluan remaja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kutu kelamin (Pediculosis pubis) atau sering disebut dengan kutu kepiting (crabs) adalah serangga parasit yang ditemukan terutama di daerah kemaluan atau alat kelamin manusia, istilah kepiting diberikan karena tampilan mikroskopiknya yang menyerupai kepiting. Kutu kelamin dapat mempengaruhi semua orang, namun tingkat tertinggi ditemukan pada remaja, biasanya pada remaja yang sudah aktif secara seksual, baik lelaki maupun wanita. Hal ini mungkin terjadi karena remaja kurang peduli dengan kebersihan kelamin.<br \/>\nApakah anda sudah jelas akan bahaya kutu kelamin? Spesialis menjelaskan bahaya kutu kelamin yang utama :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Depresi gangguan jantung<\/strong><br \/>\nKarena umumnya rumah sakit besar menjadikan penyakit ini sebagai pengobatan penyakit kelamin biasa, setelah pasien terinfeksi penyakit ini,maka umumnya mereka akan stres dan takut ketahuan orang lain,maka timbul depresi jika kondisinya parah akan muncul gejala schizophrenia dan tidak dapat mengontrol diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Kutu kelamin adalah jenis penyakit<\/strong><br \/>\nDengan bakteri parasit yang dari kutu menularkan ke tubuh manusia,serta penularan lewat kontak langsung atau tidak langsung ke orang lain,jika tidak segera di obati akan ditularkan ke keluarga dan kerabat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Menular ke bagian lain<\/strong><br \/>\nSeperti diketahui bahwa kutu kelamin adalah penyakit parasit menular dan dapat menyebar ke bagian tubuh di bagian rambut, seperti kutu rambut di kepala, kutu kemaluan dan kutu tubuh lainnya dan terjangkit di berbagai bagian tubuh,sehingga memperburuk kondisi gejala.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Infeksi sekunder dari penyakit lain<\/strong><br \/>\nPasca terinfeksi penyakit ini akan disertai gatal-gatal,jika kondisinya parah,maka gatalnya akan semakin hebat,setelah digaruk-garuk oleh pasien penderita,maka akan terasa sedikit nyaman,tapi,setelah itu akan memicu kerusakan kulit yang parah bahkan peradangan dan ensim, folliculitis(radang kantung rambut) dan impetigo<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"www.doktersehat.com\">Sumber<\/a><\/p>\n<div id=\"__if72ru4sdfsdfruh7fewui_once\" style=\"display: none; text-align: justify;\"><\/div>\n<div id=\"__hggasdgjhsagd_once\" style=\"display: none; text-align: justify;\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kutu tidak hanya hinggap di rambut kepala, makhluk kecil menjengkelkan itu juga suka hinggap di bahagian tubuh lainnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1437,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[285],"tags":[191,313,312,314],"class_list":["post-1436","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-biologi","tag-kelamin","tag-kutu","tag-manusia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1436","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1436"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1436\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1437"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1436"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1436"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1436"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}