{"id":1647,"date":"2016-09-19T11:01:27","date_gmt":"2016-09-19T11:01:27","guid":{"rendered":"http:\/\/www.syedara.com\/?p=1647"},"modified":"2016-09-19T11:01:27","modified_gmt":"2016-09-19T11:01:27","slug":"tanda-orang-baik-adalah-sering-tersakiti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syedara.com\/?p=1647","title":{"rendered":"Tanda Orang Baik Adalah Sering Tersakiti"},"content":{"rendered":"<p>KENAPA ORANG BAIK SERING TERSAKITI?<br \/>\nKarena orang baik selalu mendahulukan orang lain. Dalam ruang kebahagiaannya, ia tak memikirkan untuk dirinya sendiri, kecuali hanya sedikit.<\/p>\n<p>KENAPA ORANG BAIK SERING TERTIPU?<br \/>\nKarena orang baik selalu memandang orang lain tulus seperti dirinya. Ia tak menyisakan sedikitpun prasangka bahwa orang yang ia pandang penyayang mampu mengkhianatinya.<\/p>\n<p>KENAPA ORANG BAIK SELALU DINISTA?<br \/>\nKarena orang baik tak pernah mau membalas atas peniataan yang ia terima. Ia hanya menerima, meski bukan dia yang memulai perkara.<\/p>\n<p>KENAPA ORANG BAIK SERING MENETESKAN AIR MATA?<br \/>\nKarena orang baik tidak ingin membagi kesedihannya. Ia terbiasa mengobati sendiri lukanya, dan percaya bahwa suatu masa Allah ta&#8217;ala akan mengganti kesabarannya.<\/p>\n<p>KENAPA ORANG BAIK TAK PERNAH MEMBENCI YANG MELUKAINYA?<br \/>\nKarena orang baik selalu memandang bahwa di atas semua perbuatan, Allah-lah hakikatnya. Jika Allah menggiringnya, bagaimana ia akan mendebat kehendak-NYA itu sebabnya orang baik tak memiliki lemari dendam dalam kalbunya.<br \/>\nJika kau buka laci-laci di hatinya, akan kau temukan hanya Cinta yang dimilikinya.<\/p>\n<p>Semoga kita semua termasuk orang baik<br \/>\nAamiin ya rabbal &#8216;alamiinn..<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KENAPA ORANG BAIK SERING TERSAKITI? Karena orang baik selalu mendahulukan orang lain. Dalam ruang kebahagiaannya, ia tak memikirkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1648,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[285],"tags":[437,436],"class_list":["post-1647","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-orang-baik","tag-tersakiti"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1647","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1647"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1647\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1648"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1647"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1647"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1647"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}