{"id":2074,"date":"2017-05-27T06:12:46","date_gmt":"2017-05-27T06:12:46","guid":{"rendered":"http:\/\/www.syedara.com\/?p=2074"},"modified":"2017-05-27T06:12:46","modified_gmt":"2017-05-27T06:12:46","slug":"keutamaan-tarawih-di-bulan-ramadhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syedara.com\/?p=2074","title":{"rendered":"Keutamaan Tarawih di Bulan Ramadhan"},"content":{"rendered":"<p>Dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa dia berkata: Nabi SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda:<\/p>\n<ol>\n<li>Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.<\/li>\n<li>Dan pada malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.<\/li>\n<li>Dan pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah \u2018Arsy: \u201cMulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat.\u201d<\/li>\n<li>Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).<\/li>\n<li>Pada malam kelima, Allah Ta\u2019ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.<\/li>\n<li>Pada malam keenam, Allah Ta\u2019ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.<\/li>\n<li>Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir\u2019aun dan Haman.<\/li>\n<li>Pada malam kedelapan, Allah Ta\u2019ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahin as<\/li>\n<li>Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta\u2019ala sebagaimana ibadatnya Nabi saw.<\/li>\n<li>Pada Malam kesepuluh, Allah Ta\u2019ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.<\/li>\n<li>Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.<\/li>\n<li>Pada malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.<\/li>\n<li>Pada malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.<\/li>\n<li>Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.<\/li>\n<li>Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.<\/li>\n<li>Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.<\/li>\n<li>Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.<\/li>\n<li>Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, \u201cHai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu.\u201d<\/li>\n<li>Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.<\/li>\n<li>Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).<\/li>\n<li>Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.<\/li>\n<li>Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.<\/li>\n<li>Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.<\/li>\n<li>Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.<\/li>\n<li>Pada malam kedua puluh lima, Allah Ta\u2019ala menghapuskan darinya azab kubur.<\/li>\n<li>Pada malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.<\/li>\n<li>Pada malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.<\/li>\n<li>Pada malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.<\/li>\n<li>Pada malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.<\/li>\n<li>Dan pada malam ketiga puluh, Allah ber firman : \u201cHai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku.<\/li>\n<\/ol>\n<p>\u201dAkhirnya, semoga amal ibadah kita diterima dan kita mendapatkan pangkat dan derajat dari Allah sebagai seorang yang bertakwa.<\/p>\n<p>Sumber: Hadist dari Kitab Duratun Nasihin, Bab Keistimewaan Bulan Ramadhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa dia berkata: Nabi SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2075,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[285],"tags":[635,637,636],"class_list":["post-2074","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-pahala","tag-shalat","tag-tarawih"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2074","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2074"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2074\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2075"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2074"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2074"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2074"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}