{"id":862,"date":"2013-01-31T10:08:45","date_gmt":"2013-01-31T10:08:45","guid":{"rendered":"http:\/\/news-feday.16mb.com\/?p=862"},"modified":"2024-05-27T03:40:26","modified_gmt":"2024-05-27T03:40:26","slug":"sejarah-sandal-jepit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syedara.com\/?p=862","title":{"rendered":"Sejarah Sandal Jepit"},"content":{"rendered":"<p>Benda dari karet atau sintetis yang sering kita pakai dengan warna warni dengan tali berbentuk huruf &#8220;V&#8221; untuk menghubungkan bagian depan dan belakang. Cara penggunaannya dipakai dengan meletakkan poros bagian depan tali sandal di antara ibu jari dan telunjuk kaki, sehingga tidak terlepas sewaktu dipakai berjalan.<\/p>\n<p>Sandal Jepit banyak di dalam ruang atau kamar mandi, sandal jepit digunakan di luar rumah pada kesempatan tidak resmi, dan kegiatan rekreasi seperti di pantai atau kolam renang, namun banyak juga yang memakai untuk jalan-jalan.<\/p>\n<p>Menurut Wiki : sejarah Sandal Jepit Sejarah sudah dikenal manusia sejak zaman Mesir Kuno. Dimana pada jaman tersebut, orang India, Assyria, Romawi, Yunani, dan Jepang juga mengenakan sandal.Salah satu sejarah seusai Perang Dunia II, prajurit Amerika Serikat pulang ke AS dengan membawa oleh-oleh sandal dari Jepang. Semasa perang, prajurit Jepang juga membuat sandal dari ban bekas. Salah satu merk sandal yang terkenal adalah Havaianas. Havaianas adalah merek sandal jepit eksklusif dari Brazil. Perusahaan ini memulainya pada tahun 1962 dengan memproduksi sandal mirip z\u014dri, namun dibuat dari karet.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Benda dari karet atau sintetis yang sering kita pakai dengan warna warni dengan tali berbentuk huruf &#8220;V&#8221; untuk menghubungkan bagian depan dan belakang. Cara penggunaannya dipakai dengan meletakkan poros bagian depan tali sandal di antara ibu jari dan telunjuk kaki, sehingga tidak terlepas sewaktu dipakai berjalan. Sandal Jepit banyak di dalam ruang atau kamar mandi,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2715,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[285],"tags":[99,344],"class_list":["post-862","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-sandal","tag-sejarah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/862","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=862"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/862\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2716,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/862\/revisions\/2716"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2715"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=862"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=862"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syedara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=862"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}