Banda Aceh – Sebanyak 8 profesor keperawatan dari negara Skandinavia menjadi narasumber dan fasilitator Internasional Workshop yang bertajuk Nursing Research, Research Methods and Developmental Work yang digelar selama 5 hari dari 5-9 Desember 2022 di Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh Darul Imarah Aceh Besar.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekkes Aceh T. Iskandar Faisal, S.Kp, M.Kes yang diwakili oleh Dr. Abdurrahaman, S.Kp, M.Pd selaku Wadir bidang Administrasi, Umum, dan Kepegawaian yang juga Governor Board Poltekkes Kemenkes Aceh. Dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas penunjukkan Poltekkes sebagai tuan rumah International Workshop ini serta kerjasama yang sudah terjalin ini agar dapat terus berlanjut kedepannya karena sangat dibutuhkan untuk peningkatan kapasitas dan kualitas dosen serta penguatan kerjasama dengan universitas luar negeri.
Turut hadir Ketua Jurusan Keperawatan sekaligus Quality Control, Dr. Dewi Marianthi, S.Kp, M.Kep. Sp.Mat yang menyampaikan bahwa kegiatan yang melibatkan 4 negara dan 8 Universitas ini termasuk dalam Work Package (WP) 2.3.1 dari proyek Capacity Building In Nursing Education In Indonesia (CABNEI) yang didanai oleh The Erasmus+ Programme of The European Union sejak awal tahun 2021 hingga pertengahan tahun 2023 nanti.
Menurut Dr Hermansyah SKM MPH selaku Koordinator Change Agents, ke 8 orang profesor yang berhadir pada sesi ini berasal dari negara Scandinavia adalah Birthe Thorø, Lea Deichmann Nielsen, dan Mette Ruhlmann dari University College South (UC Syd) Denmark; Desirée Burenlind, dan Johanna Svärd dari Karlstad University (KAU) Swedia; Margret Lepp, Randi Elisabeth Martinsen, dan Brian David Unis dari Inland Norway University of Applied Sciences (INN) Norwegia). Kegatan ini juga difasilitasi oleh 8 orang Change Agent yang berasal dari 4 institusi pendidikan kesehatan Provinsi Aceh
Mereka memberikan materi serta membagi pengalamannya kepada 26 orang Nurse Educator yang terdiri dari 8 dosen berasal dari Fakultas Keperawatan USK, 3 orang dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UNMUHA, 5 orang dari Akademi Keperawatan Ibnu Sina Kota Sabang, dan 10 orang dari Poltekkes Kemenkes Aceh. Hasil akhir yang diharapkan dari kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan dan kemampuan dosen dalam penelitian kualitatif keperawatan, metode penelitian dan pengembangannya sehingga dapat disampaikan kepada mahasiswa dan mampu melakukan penelitian kualitatif serta menghasilkan artikel yang dapat dipublikasi pada jurnal internasional bereputasi. (her)