Puasa dan Kepekaan Sosial

puasa dan kepekaan sosial puasa dan kepekaan sosial

Oleh: Zamzami, M. Kesos

Puasa merupakan implementasi nilai-nilai ajaran islam dan bentuk keimanan kepada Allah SWT yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan puasa sendiri adalah menjadi hamba yang muttaqin, merupakan hasil dari proses untuk menjadikan manusia yang saleh secara spiritual dan saleh secara sosial. Tujuan diciptakan jin dan manusia adalah beribadah kepada Allah SWT Sebagaimana terdapat dalam surat Adz Dzariyat : 56. Salah satu bentuk ibadah dalam rangka menyembah Allah adalah ibadah puasa. Berpuasa diwajibkan kepada manusia sebagaimana disebutkan dalam surat Al-Baqarah : 183 artinya “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. Ayat-ayat di atas menjadi salah satu pedoman bagi kita untuk beribadah kepada Allah, mengerjakan amal yang baik dan meninggalkan perbuatan yang dilarang Allah baik secara lahir maupun batin.

Puasa membersihkan lahir dan batin

Salah satu perubahan terpenting yang harus dilakukan dengan berpuasa adalah perubahan perilaku yaitu mengerjakan kebaikan dan meninggalkan perbuatan buruk terutama perilaku yang tidak sehat dan perilaku menyimpang yang dilarang oleh Allah SWT, hal tersebut terdapat dalam Al-Qur’an dan sunah Rasulullah SAW menjadi pedoman bagi orang yang beriman kepada Allah, antara lain mengendalikan organ-organ tubuh dari hal-hal yang dilarang seperti bergosip, mengumpat, berbohong, dan mengendalikan hawa nafsu. Puasa juga berarti mengendalikan kemarahan yang berdampak pada denyut jantung, ketegangan otot, serta tekanan darah sehingga menyebabkan manusia menjadi sakit.

Puasa mengarahkan kita untuk bisa menahan lapar, haus dan hal-hal yang membatalkan puasa juga membatalkan pahala puasa. Yang paling penting adalah bagaimana membersihkan hati kita dari penyakit batin seperti,bimbang dan keraguan, ingin dipuji manusia dalam berbuat kebajikan, angkuh terhadap sesama manusia, pelit atau kikir terhadap harta yang dimilikinya, iri hati, dengki, sikap curang, cinta akan dunia, panjang angan-angan mengakibatkan manusia jauh dari Allah dan tidak cinta kepada Allah dan sesama atau tidak peka antar sesama mengakibatkan tidak adanya kepekaan sosial.

Puasa mengasah kepekaan sosial

Puasa sendiri diharapkan ada sebuah perubahan manusia dari cara berpikir, merasakan dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari ke arah lebih baik. Terutama dengan berpuasa mengarah kepada sikap peka atau saling peduli terhadap sesama manusia maupun lingkungan sekitarnya. Kepedulian diharapkan muncul dari semua pihak dermawan, ilmuwan/intelektual, birokrasi pemerintahan, swasta dan segala profesi lainnya. dengan berpuasa akan membuat manusia lebih dekat kepada Allah dan menciptakan hubungan sosial yang baik antar sesama hamba Allah. Hal ini penting untuk menjaga hubungan baik dengan Allah dan sesama manusia supaya terjadi keseimbangan di atas muka bumi, menghindari kecurangan dan kerusakan atas bumi. Puasa juga menjadi ajang saling berbagi antar si kaya dan si miskin sehingga tidak terjadi jarak atau jurang pemisah antara si kaya dan si miskin. Oleh karena itu, diharapkan dengan berpuasa akan terbentuk sikap peduli antar sesama yang diwujudkan baik di bulan Ramadhan maupun di luar bulan Ramadhan sehingga dengan sikap saling berbagi dan peka sesama menjadi solusi dalam masalah-masalah sosial di lingkungan masyarakat terutama dalam mengurangi angka kemiskinan yang belakangan semakin hari semakin meningkat akibat arus globalisasi, perdagangan bebas, sifat individualisme, dan mengikis paham kapitalisme yang sudah mulai menyusup dalam kehidupan umat islam. Diharapkan umat islam bisa bangkit dari keterpurukan dengan menunjukkan sikap kepedulian antar sesama yang disebut dengan kepekaan sosial.

Penulis : Staf WDC Kota Banda Aceh, Dosen Fakultas Dakwah UIN Ar-Raniry.

One thought on “Puasa dan Kepekaan Sosial

Leave a Reply to Corine Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.