Pengaruh Penggunaan Ovitrap Dengan Menggunakan Atraktan Biji Jinten 10% Dan Atraktan Gula Pasir Terhadap Keberadaan Jumlah Jentik Aedes Aegypty

Abstrak

Nyamuk Aedes Aegypty merupakan salah satu vector penyakit yang harus diwaspadai dan dapat menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue. Salah satu pengendalian nyamuk dengan cara mekanis yaitu penggunaan ovitrap. Modifikasi ovitrap dengan menggunakan atraktan masih jarang dilakukan di Indonesia sehingga perlu dilakukan penelitian manakah diantara atraktan tersebut yang paling efektif. Salah satu atraktan yang digunakan adalah biji jinten 10% dan gula pasir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modifikasi ovitrap terhadap jumlah jentik yang didapat sehingga dapatĀ  direkomendasikan kepada masyarakat. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan desain Post Test Only Control Group Design. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah jumlah jentik yang didapat pada ovitrap yang dimodifikasi yang diletakkan pada 10 rumah. Penelitian ini dilakukan di Kp. Keuramat yang merupakan angka tertinggi terdapatnya kasus DBD. Pengolahan dan analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Anova One Way (Anova Satu Arah) dan data disajikan menggunakan table dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ovitrap dengan atraktan biji jinten 10% mengasilkan jentik yang terbanyak didalamnya dan pada ovitrap tanpa atraktan tidak ditemukan jentik satupun karena kurang tertariknya nyamuk untuk bertelur didalamnya. Berdasarkan hasil uji anova yang di dapat nilai F hitung> F tabel (5,610 > 3,354) dan p value <0,05 (p=0,009<0,05)yang berarti ada pengaruh antara ovitrap yang dimodifikasi terhadap keberadaan jumlah jentik yang terdapat didalamnya dengan tingkat keyakinan 0,05.

Kata kunci:

Aedes Aegypty, ovitrap, atraktan, biji jinten, gula pasir.

 

[embeddoc url=”https://www.syedara.com/wp-content/uploads/2016/10/Pengaruh-Penggunaan-Ovitrap-Dengan-Menggunakan-Atraktan-Biji-Jinten-10-Dan-Atraktan-Gula-Pasir-Terhadap-Keberadaan-Jumlah-Jentik-Aedes-Aegypty.pdf” height=”500%” viewer=”google”]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.