Dispepsia merupakan istilah yang digunakan untuk suatu sindrom atau gejala/keluhan yang terdiri dari nyeri atau rasa tidak nyaman di ulu hati, kembung, mual, muntah, sendawa, rasa cepat kenyang, perut rasa penuh/begah. Keluhan ini tidak perlu selalu semua ada pada tiap pasien, dan bahkan pada satu pasien pun keluhan dapat berganti atau bervariasi baik dari segi jenis keluhan maupun kualitasnya.
Menurut kriteria Rome II tahun 1999-2000, definisi dispepsia yaitu dyspepsia refers to pain or discomfort centered in the upper abdomen. Jadi dispepsia bukanlah suatu penyakit tetapi merupakan suatu sindrom yang harus dicari penyebabnya. Formulasi keluhan nyeri atau tidak nyaman menjadi sesuatu yang relatif, terlebih lagi bila diekspresikan dalam bahasa yang berbeda. Jadi diperlukan sekali komunikasi yang baik dalam anamnesis sehingga seorang dokter dapat menangkap apa yang dirasakan pasien dan mempunyai persepsi yang relatif sama. Dalam definisi, lamanya keluhan tidak ditetapkan. Hanya tentunya untuk keperluan suatu penelitian hal ini perlu ditetapkan.
Langsung saja saya akan memberikan contoh laporan dispepsia di bawah ini:
[embeddoc url=”https://www.syedara.com/wp-content/uploads/2016/10/Contoh-Laporan-Dispepsia.pdf” height=”500%” viewer=”google”]